Saturday, February 5, 2011

PERHITUNGAN BIAYA IKAN LELE DUMBO

(dari blog orang lain)

ANALISA USAHA IKAN LELE DUMBO
ANALISA USAHA IKAN LELE DUMBO PDF Print E-mail

Di dalam dunia bisnis, analisa usaha merupakan kegiatan yang sangat penting, dari analisa usaha tersebut dapat diketahui besarnya keuntungan usaha tersebut. Analisa usaha lele dumbo sangatlah bervariasi, dan ini disebabkan oleh perhitungan biaya operasional yang dipengaruhi oleh besarnya unit usaha, jenis alat dan bahan yang digunakan, serta letak lokasi usaha. Besarnya biaya yang tercantum dalam analisa usaha ini dapat berubah setiap waktu, sesuai dengan kondisi dan besar usaha serta pasar setempat.





No.


URAIAN


VOLUME


SATUAN


HARGA


NILAI

I


INVESTASI












1


Kolam terpal


10


unit


500.000


5.000.000

2


Peralatan


1


paket


100.000


100.000




Jumlah











5.100.000

















II


MODAL KERJA












1


Benih


18.000


ekor


250


4.500.000

2


Pakan


1800


kg


6.000


10.800.000

3


Tenaga kerja


1


Orang


1.000.000


2.000.000

4


Persiapan kolam


10


Paket


50.000


500.000




Jumlah











17.800.000

















III


JUMLAH MODAL












1


Investasi











5.100.000

2


Modal kerja











17.800.000




Jumlah











22.900.000

















IV


RUGI-LABA












1


Hasil produksi


1800


kg


11.000


19.800.000

2


Biaya operasional












a


Modal kerja











17.800.000

b


Penyusutan











1.020.000




Jumlah











18.820.000




Keuntungan











980.000




Per tahun











3.920.000

Keterangan

1 siklus : 2 (dua) bulan

1 tahun : 4 (empat) siklus

I unit : 12 m2

FCR : 1

SR : 80%

Kepadatan : 150 ekor/m2

Ukuran benih : 8-10 cm/ekor

Tenaga kerja : 1 (satu) orang x 2 bulan x Rp. 1.000.000

Peralatan : seser, timbangan, ember

R/C ratio


:


penerimaan total


/


biaya total




:


Rp. 9.800.000


/Rp.


17.800.000




:


1,11









Artinya , setiap Rp. 1,00 yang dikeluarkan

akan mendapatkan penerimaan Rp. 1,11





Cash flow


:


keuntungan


+


biaya penyusutan




:


Rp. 3.920.000


+


Rp. 1.020.000




:


Rp. 4.940.000















Payback period


:


(biaya investasi + biaya variabel) / cash flow (dalam thn)









(Rp. 5.100.000 + Rp. 17.800.000) / Rp.4.940.000






:


4,64 tahun















Biaya per kg


:


total biaya produksi / total panen







:


Rp. 18.820.000 / 1800 kg






:


Rp. 10.455,55













Rentabilitas ekonomi


:


keuntungan / (biaya investasi + biaya variabel) x 100%






:


Rp. 3.920.000 / (Rp. 5.100.000 + Rp. 17.800.000) x 100%









17,12 %







Break Event point (BEP) atau titik impas












:



biayatetap/(1-(biaya variabel/pendapatan)














Rp. 1.020.000 / (1- (Rp. 17.800.000 / Rp.19.800.000



:


Rp. 1.020.000 / (1-0,89)



:


Rp. 1.020.000 / 0,101



:


Rp. 10.098.000












BEP volume


:


total biaya produksi / harga jual per kg






:


Rp. 18.820.000 / Rp. 11.000






:


1710,91 kg/thn












Artinya, titik impas usaha dicapai pada

hasil ikan minimal 1710.91 kg/thn




BEP harga


:


total biaya produksi / total produksi






:


Rp. 18.820.000 / 1800






:


Rp. 10.455 kg/thn









Artinya, titik impas usaha dicapai pada

harga ikan minimal Rp. 10.455/kg


sumber : http://www.perikanan-budidaya.dkp.go.id

referensi

http://hobiikan.blogspot.com/2010/09/analisa-usaha-ikan-lele-dumbo.html

No comments:

Post a Comment

Post a Comment